Semangat Santri Lereng Sumbing Menuju Wisuda Akbar 9

Derasnya guyuran hujan dan kencangnya hembusan angin yang turun dilereng Gunung Sumbing menemani proses ujian tahfidz 50 santri Rumah Tahfidz Lukmanul Hakim Prampelan, Kaliangkrik, Magelang, kamis (14/2).
Rumah Tahfidz yang berada dilereng Gunung Sumbing ini berada di ketinggian 1300 Mdpl dan berhawa sangat dingin, namun siapa sangka santri Rumah Tahfidz yang berada jauh dari hingar bingar peradaban kota ini telah mencetak ratusan Hafidz-Hafidzoh yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Atgia Annafi (13) salah satu santri yang ikut ujian kategori 5 juz ini mempunyai tekad dan semangat yang sangat kuat untuk mengikuti Wisuda Akbar. "Semoga saya lulus dan bisa ikut Wisuda Akbar 9 di Semarang, sebagai hadiah buat ibu di rumah bahwa saya bisa hafal Qur'an", terang Atgia dengan mata berkaca -kaca.
Lain halnya dengan Quswa Al Khair santriwati asal kota Solo ini berharap ujian tahfidz ini selain untuk menjaga hafalan juga untuk mengetahui kualitas hafalannya. "Semoga saya bisa segera menyelesaikan hafalan 30 juz dan bisa ikut Wisuda Tahfidz Nasional (WTN) di Jakarta", Tutur Quswa dengan penuh harap.
Semoga perjuangan para mutiara - mutiara penghafal Quran ini dipermudah oleh Allah dan bisa mengikuti rangkaian Wisuda Akbar ke 9.
Mari dukung semangat dan tekad mereka dengan berdonasi dengan klik:
https://sedekahonline.com/donasi/semarang-sambut-wisuda-akbar-rumah-tahfizh-ke-9