Rumah tahfidz rasa villa

"Apakah kalian siap jauh dari orang tua?", Tanya ustadz Yusuf, tim Rumah tahfidz center.
"Ya, kami siap", jawab calon santri itu.
Dengan wajah berseri dan tekad yang kuat dari para calon santri itu kami berangkat ke rumah tahfidz Al-Hamd Indonesia. Rumah tahfidz ini telah bermitra dengan rumah tahfidz center dan berada di daerah Cipanas.
"Iya, anak saya sampai nanyain kapan berangkatnya setelah kami daftar di RTC ini, dan Alhamdulillah sekarang sudah bisa masuk", tutur pak Untung, ayahanda santri.
Alhamdulillah, kami resmi menyerahkan santri ke rumah tahfidz ini hari rabu (17/6/2019). Dengan jarak tempuh sekitar 3 jam perjalanan, disertai sajian pemandangan alam yang membentang.
Orang tua santri turut mengantar kepergian santri dengan penuh sukacita sekaligus bangga akan kemauan anaknya itu. Pukul 13.30 barulah kami sampai ditempat tujuan.
Kedatangan kami disambut hangat oleh ustadz rumah tahfidz ini, ia bernama ustadz Agus (23). Selain itu tempatnya pun sejuk dan sangat nyaman bagi para penghafal Al-Qur'an untuk bisa lebih fokus menghafal.
Jumlah santri yang kami kirimkan 6 santri, akan tetapi karena ada udzur syar'i 4 orang santri berhalangan hadir, sehingga kami antarlah 2 santri lainnya. Mereka adalah santri mukim selama 3 tahun dengan keharusan menghafal 30 juz al Qur'an.
Rumah tahfidz ini merupakan Vila keluarga Hafid yang awalnya akan dijual, akan tetapi tidak jadi dan dibuat lah rumah tahfidz. Alhamdulillah saat ini sudah ada santri yang ngaji disana, santri ini berasal dari lingkungan rumah tahfidz itu.
Waktu Ashar telah berlalu, kami dan orang tua santri kembali ke rumah dan melepaskan anak-anaknya ke rumah tahfidz Al Hamd Indonesia. Selesai sudah hari ini, ustadz Aufa, korda BOCIMI akan terus memantau perkembangan para santri dan rumah tahfidz tersebut.