Muzdalifatul, Tetap Bersama Al-Quran

“Saya Menghafal selama 6 tahun. Satu tahun Binadzor (membaca) Al-Qur’an, lima tahun menghafal,” ungkap Muzdalifatul Ainiyah.
Perempuan 21 tahun itu, memulai perjalanan menghafal sejak masa SMA. Sebanyak lima juz hafalan Al-Qur’an berhasil ia raih di Rumah Tahfidz Mojokerto. Tepat di tahun 2016, ia melanjutkan hafalan di Rumah Tahfidz Daarul Qur’an.
“Pas lulus SMA itu, pengen lebih serius lagi buat hafalin Al-Qur’an. Jadi saya pilih masuk ke Rumah Tahfidz Daarul Qur’an. Walaupun harus mengulang lagi dari awal, juz satu,” ungkap remaja kelahiran Mojokerto.
Ia mengungkapkan, keinginannya selepas mengikuti Wisuda Tahfidz Nasional (WTN) 2018, Muzdalifatul akan melaksanakan pengabdian selama satu tahun.
“Selepas lulus dari rumah tahfidz, bakal ikut pengabdian dulu. Dan yang paling penting, bagaimana caranya tetap bersama Al-Qur’an,” pungkas santri asal Jawa Timur. []