Berbuka Bersama Penghafal Al-Qur’an di Yogyakarta
Selepas Dhuhur Sabtu (18/5) lalu, ratusan santri sudah bersiap menuju Kaliurang masing-masing Rumah Tahfidz di Yogyakarta. Berbaju putih didampingi para pengurus dan pengajar, para santri berjejer rapih memasuki aula utama Wisma Joyo. Menjelang sholat Ashar semua santri dikumpulkan untuk sholat berjamaah dan sekaligus menyasikan acara pembukaan agenda Mabit dan Buka Puasa Bersama Para Penghafal Al-Qur’an se-Yogyakarta.
.
“Menghafalkan Al-Qur’an itu tidak membutuhkan kemampuan yang lebih, tetapi membutuhkan kemauan yang lebih,” ujar Koordinator Rumah Tahfidz Yogyakarta, Ustadz Afif Arrosyid, mengutip KH. Muslim Nawawi.
Pun dengan Pimpinan Cabang PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta, Ustadz Samsul, menyambut santri sekaligus membuka acara secara resmi dengan bacaan basmalah serta tabuhan gong kuningan. Ustadz Samsul berpesan agar selalu menjaga keakraban serta terus istiqomah dalam menghafal Al-Qur’an.
Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) dan buka bersama telah menjadi program rutinan untuk mempererat silaturrahim antar Rumah Tahfidz di Yogyakarta dan menguatkan ukhuwah dalam dakwah Al-Qur’an.
Selama sehari semalam para santri dan pengajar Rumah Tahfidz mengikuti rangakaian acara buka bersama, tarawih berjamaah, khataman bil ghoib 30 juz, api unggun, muhasabah, game, FGD arah program Rumah Tahfidz Yogyakarta, penjelasan umroh untuk para Penghafal Al Qur’an, dan pelatihan input data hafalan santri di Sistem Informasi Tahfidz PPPA Daarul Qur’an.
Alhamdulillah, tidak hanya Rumah Tahfidz yang berada di wilayah Yogyakarta saja yang menghadiri acara ini, bahkan Rumah Tahfidz daerah Magetan dan Kebumen pun turut hadir.
Ustadz Rosyid dari Rumah Tahfidz Bani Ali Mursyad Magetan menyampaikan, “acara Mabit ini menjadi wadah untuk sharing antarsantri maupun Ustadz, sharing berbagai pengalaman maupun metode menghafal yang bisa diterapkan di masing-masing Rumah Tahfidz-nya dan semua peserta dapat menambah wawasan karena tempat ini sangat indah kita semua bisa mengetahui ayat-ayat kauniyah-nya Allah SWT.”.
Dengan mata yang berkaca-kaca Ustadz Nur Wakhid dari Rumah Tahfidz Nurul Qur’a Kokap, Kulon Progo pun menyampaikan kesannya, “alhamdulillah kita semua dapat dikumpulkan Allah SWT. dengan nauangan Al-Qur’an di acara Mabit ini. Sungguh luar biasa menyaksikan para santri sangat antusias dan terus meningkat semangatnya dari tahun ke tahun, harapan saya acara Mabit ini dapat terus diadakan”.
Kenikmatan selama mabit tidak hanya dirasakan ketika berbuka puasa dengan lezatnya hidangan makanan dan minuman yang didukung juga oleh Hajj Chicken, salah satu perusahaan kuliner yang menerapkan Spiritula Company di Yogyakarta. Berbagai kenikmatan juga dirasakan ketika muhasabah, dan motivasi menghafal Al-Qur’an di penghujung acara serta kenikmatan yang tak terhitung yang diberikan Allah SWT. di acara mabit ini.
Tidak lupa juga dalam muhasabah menjelang tengah malam, doa keselamatan untuk negeri pun dipanjatkan para santri Penghafal Al-Qur’an. Semoga keberkahan dan kenikmatan Al-Qur’an yang dirasakan santri dan pengajar bisa kita rasakan juga dan semoga acara Mabit ini dapat terus diadakan setiap bulan Ramadhan. Aamiin.[]